Langsung ke konten utama

Daftar UMPN Politeknik Negeri Jember (POLIJE) Bagian III

Aku menoleh, “mbak, bawa pensil 2B?” aku Cuma bilang gitu, eh dia langsung nyari di tasnya. Alhamdulillah dia mau minjemin. Aku isi kolom nama. Trus baca petunjuk lagi. Bingung mau isi apa, mau tanya siapa. Akhirnya aku bilang ke cewek yang baik hati meminjamkan pensilnya buat anak ndak bondo koyok aku iki. Aku bilang sama dia kalo aku mau ngisi diluar dan nanti aku balik lagi ngembaliin pensilnya. Tapi kenapa aku udah liat mukanya dan temenya juga aku nggak bisa ingat lama???? Aku toleh lagi dan berusaha mengingat. Ok aku keluar aula, tanya ke satpam ngisinya gimana kan pakai kode. Oh ternyata kodenya itu liat di buku tebal yang udah disediain. Aku sama satpamnya disuruh pinjem ke anak yang juga lagi ngisi LJK. “mas, pinjem buku itu”. Eh temennya kok ngledekin anak yang ngasih buku itu gara-gara aku panggil “mas”. Salah ya?.ngisi LJK berlanjut. Satpam lagi sibuk ngurusin cewek yang nggak boleh masuk. Aku tanya sama anak disebelahku kolom yang nggak aku ngerti, dia bantuin. Sampai di kolom alamat, dia bingung jawabnya. Saatnya aku tanya ke satpam. Satpamnya juga bingung karena alamat rumahku panjang. Solusinya saya ngisinya nanti aja pas didalam. Ok, kumpulin dulu LJK nya trus nunggu dipanggil sambil duduk (di tempat yang disediakan). Aku liat-liat tempat duduk tadi, anaknya udah nggak ada, di sekitar-sekitar juga nggak ada. Anak itu kemana? Ya Allah kemana dia?pulang?kenapa nggak negur aku, aku kan di meja depan ngisi LJK, aku juga udah bilang sama dia kalo aku di depan. Masa dia nggak ngenalin aku pakai baju biru, kerudung putih, celana hitam, sepatu biru putih, dan nggak lupa kacamata. Masa iya nggak inget itu. Namaku dipanggil, aku bilang kalo LJK ku belum lengkap di alamatnya. Sebelumnya aku sama satpam disuruh masuk dan ke panitia yang duduk di ujung sana. Ok aku ikut instruksi aja, bilang ke panitia itu tentang alamat. Eh, sama ibu itu disuruh ke ibu yang duduk di seberang sana. Malu sih, tapi ya apa salahnya lagi pula nggak kenal. No problem. Bersambung..... Previous Next
¯\_◉‿◉_/¯

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikutan #JogjaWalkingTour Edisi Kampung Kauman, Seru Pol!

Pengalaman wisata seperti inilah yang kucari Jogja Walking Tour Edisi Kampung Kauman_Dok @Komunitas Malam Museum Meski hari ini (Sabtu, 11/1/2020) sudah memasuki akhir pekan kedua di Januari 2020, nggakpapa ceritanya loncat-loncat. Sekitar seminggu sebelumnya, aku sempat jenuh dan ingin pergi sejenak. Hari Jumat kemarin (10/1/2020), udah mikir mau ke tempat mana aja mulai pagi pas masih di kelas. Pulang dari UGM, segera kuselesaikan segala tugas beres-beres kos biar Sabtu dan Minggu bebas mau ngapain aja. Alhasil pas malamnya ketika bukain story Instagram @jogjapunyaacara , nemu postingan acara #JogjaWalkingTour dari akun Instagram @Komunitas Malam Museum . Pikir-pikir bentar akhirnya memutuskan ikut aja padahal punya rencana lain. Acaranya mulai dari jam 08.00 WIB dengan titik kumpul di halaman depan Kagungan Dalem Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. Sebenernya kikuk juga ke sini karena pas tadi sampai sana sepi, ada tukang parkir aja di depan. Mana nggak tau masjidnya yang mana....

Cara Ngprint PDF yang Dikunci

           Lagi musim ujian mandiri PTN nih, mau ikutan tapi nggak punya soalnya. Atau dapat soal bentuk softcopy tapi dikunci/diproteksi. Nah, kalau file yang dipunya itu dikunci (g'bisa diprint,copy) sama dengan apa yang baru saja aku alami. Untungnya, barusan browse di internet udah ketemu caranya. Zaman serba mudah dengan internet :). Nggak pakai software kok, cuma butuh terhubung dengan internet.               Caranya : buka website PDFUnlock! - upload file (format pdf, kalo masih bentuk zip/rar copy dulu file pdfnya di tempat/folder lain, yang penting udah nggak format zip/rar) dengan klik browse, itu ada pilihan my computer, blablabla - klik unlock - tunggu file diupload dan nanti akan muncul kotak dialog untuk download hasilnya- jangan lupa disave yaa. Cara ini berhasil kok, saya udah buktiin barusan. Selamat mencoba !

Rangkaian Kata selama USM STIS Tahap I Tahun 2014 di UBHARA Surabaya

Hari ini terasa begitu cepat datang. Hari dimana aku harus berperang melawan kertas-kertas diam tak berdaya namun mempunyai efek yang sangat besar jika bisa menaklukkan lembaran kertas tipis itu. Malam ini, tidurku tidak terlalu nyenyak. Apakah aku tegang?kurasa tidak. Entah mengapa 2 malam terakhir ini aku susah tidur, yaa mungkin karena hari ini. Terdengar alam membangunkan umat manusia untuk melaksanakan shalat Subuh. Dalam rasa dingin dan lapar, aku dan dua temanku bergegas menuju tempat panggilan alam saat pagi hari. Waktu kami tidak banyak, kami harus sesegera mungkin merapikan diri, sarapan, dll. Kami bertiga hanya sarapan mie instan (mi Sedaap goreng 2 bungkus). Disepiring bertiga itu aku hanya makan 1 sendok (dikit banget kan) takut pas jalan ke Ubhara muntah (karena kalau pagi aku pasti ngerasain yang namanya “neg”, Dari pagi aku udah minim Sprite jadi yaa mudah-mudahan nggak ngrusak suasana). Sekitar pukul 06.00 WIB kami berangkat menuju UBHARA (Universitas Bhayangkar...