Langsung ke konten utama

Postingan

UMPN POLIJE Bagian II

             Alasan banyak orang yang bilang gitu, aku yakin pasti bisa dan menurutku peminat POLIJE tidak akan sebanyak kampus POLINEMA karena sudah pasti banyak yang ke Malang. Aku download soal-soal PENS tahun 2013 dan 2012 juga tahun-tahun sebelum itu. Tapi yang aku pelajari Cuma tahun 2013 dan 2012, sebagian 2009. Dan aku berterima kasih banyak ke mas yang punya blog NJAJALI karena udah mau share soal UMPN dan juga soal TRY OUT tahun 2014 ✖‿✖. Meskipun yang diujikan itu berbeda yakni PENS ada soal tes skolastik (kayak TPA) dan nggak ada biologinya, nah kalau di POLIJE itu nggak ada tes skolastik tapi ada biologi. Nah lho, kenapa ada biologi sih, pelajaran pakai bahasa aneh ini yang suli aku pahami. Tapi ya bismillah aja belajar materi UN.               Hari itu aku ujian dimulai pukul 07.30 WIB tapi aku udah stand by jam 06.30 WIB. Rajinkan aku? :D sebenarnya ...

UMPN POLIJE Bagian I

              Sabtu, 14 Juni 2014 adalah hari dimana serentak dilaksanakannya UMPN (Ujian Masuk Politeknik Negeri) dan aku ujian di Politeknik Negeri Jember. Sebenernya aku ikut tes ini was-was, takut, bingung. Soalnya aku nggak tau sama sekali bentuk soal UMPN POLIJE. Yang aku dapat di internet Cuma soal UMPN PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya). Sebenarnya aku minat di jurusan broadcast di PENS. Aku udah ikut PMDK PN ambil jurusan itu. Tapi, apa daya, jalanku bukan kesana. Lalu, kenapa aku ikut UMPN POLIJE, kenapa tidak PENS? Itu karena aku nggak mau ikut tes tambahan, yaitu tes keterampilan. Kalau ambil   MMB di PENS itu ada tes bakat artistik. Aku cari itu apa tes bakat artistik di google. Akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkan kampus eks-ITS ini (CMIIW). Trus politeknik negeri yang ternama di Jatim ada POLINEMA (Polieknik Negeri Malang). Dengar kata Malang aja, udah pasti ada banyak siswa yang pi...

Daftar Politeknik Negeri Jember (POLIJE) Bagian VI

Oke, selesai cetak kartu peserta lanjut ke meja berikutnya. Nempel foto trus cap 3 jari. Udah deh, keluar aula. Sholat dhuhur dan pulang ლ(╹◡╹ლ) !. Akhirnya pulang juga. Kalau ketemu setiap orang jangan lupa bilang kata ma’af, tolong, terima kasih. Karena dengan begitu mereka akan merasa dihargai. Ini aku tau dari buku yang pernah aku baca. Dan kalau bisa ya bilang terima kasih dengan menyebut nama orangnya terutama orangnya galak, satpam,dll (yang ini aku tau dari novelnya Tere Liye-Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah). Kalau minjem barang dan kita tinggal sebaiknya kita minta identitasnya biar enak kalo ngebalikinnya, nggak kayak aku.   Semoga pembacaku tidak bosan dengan ceritaku yang bahasanya monoton dan terkesan mbulet ini dan juga ada pelajaran yang bisa didapatkan. Agar tidak jatuh di lubang yang sama dengan saya. (。●́‿●̀。). Bersambung.......... Previous